Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Oktober 2011

Computer History

Berbicara mengenai komputer, saat ini sebagian besar orang tentu tahu mengenai apa itu komputer, dan bisa dipastikan juga hampir setiap individu butuh dengan alat teknologi satu ini. Mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, pegawai kantoran, dan sebagainya. Komputer belakangan ini menjadi salah satu 'alat vital' masyarakat. Tentu saja karena perkembangan teknologi yang demikian pesat, kebutuhan mengenai teknologi (salah satunya komputer) juga sangat meningkat.

Tetapi banyak juga yang belum tahu mengenai Sejarah Komputer. Dulu komputer merupakan barang langka dan hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakan serta memiliki komputer. Karena itu, sekarang kita akan membahas mengenai sejarah perkembangan alat teknologi yang satu ini...

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data, terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama menghasilkan suatu informasi dari data dan program yang ada. Ternyata dalam sejarah komputer, ada lima generasi yang telah dilewati
  1. Generasi Pertama: Karena Perang Dunia II, negara-negara maju yang terlibat saling berlomba-lomba menciptakan komputer, yaitu alat teknologi yang diklaim sebagai alat canggih untuk kepentingan negara-negara tersebut. Sebagai contoh, pada 1941 seorang insinyur Jerman bernama Konrad Zuse membangun sebuah komputer untuk mendesain pesawat terbang dan peluru. Tidak mau kalah, Inggris pada tahun 1943 menciptakan Colossus, yaitu komputer yang digunakan sebagai pemecah kode rahasia Jerman. Dan jangan dikira komputer pada masa itu berukuran kecil, mungil, dan simpel seperti sekarang. Pada masa itu komputer memerlukan sebuah ruangan besar dengan kabel bermil-mil panjangnya. Karena itu juga komputer generasi pertama sulit untuk diprogram. Ciri lain dari komputer generasi pertama adalah menggunakan vacuum tubes (yang membuatnya berukuran sangat besar) dan juga silinder magnetik untuk menyimpan data
  2. Generasi Kedua: Di generasi ini mulai berkembang produksi komputer yang menggunakan transistor. Otomatis penggunaan vacuum tubes yang terkenal boros tempat dan ukuran menjadi berkurang. Pada tahun 1956, penggunaan transistor di dalam komputer pertama kali yang akhirnya mengacu pada produksi komputer yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding pada saat penggunaan vacuum tubes. Pada generasi kedua ini, selain berkembangnya transistor, berkembang juga industri piranti lunak
  3. Generasi Ketiga: Pada kenyataannya penggunaan transistor juga berujung pada negatif yaitu selain menghasilkan panas yang cukup besar, transistor juga berefek pada kerusakan bagian internal pada komputer. Hal ini akhirnya yang membuat seorang insinyur dari Texas Instrument bernama Jack Kilby mengembangkan IC (integrated circuit) salah satu komponen yang terdapat dalam IC adalah batu kuarsa yang dapat menangani masalah-masalah tersebut. Saat itu pula para ilmuwan berhasil menggabungkan banyak komponen ke dalam satu chip sehingga ukuran komputer menjadi lebih kecil dari sebelumnya
  4. Generasi Keempat: Setelah berkembangnya IC, muncullah kemudian di generasi ini Large Scale Integration (LSI) dan Very Large Scale Integration (VLSI) yang bisa memuat ribuan komponen dalam satu chip. Oleh karena itu ukuran komputer bisa semakin diperkecil dan mudah digunakan. Karena semakin pesatnya perkembangan, komputer tidak lagi dipakai hanya untuk kantor dsb melainkan orang biasa juga dapat menggunakannya. IBM mengeluarkan Personal Computer (PC) untuk digunakan di rumah, sekolah, dan kantor pada 1981 (CPU Pentium 1, 2, 3, 4) dan akhirnya pemakaian PC melonjak selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Sebetulnya sejarah komputer masih sangat panjang dan banyak. Yang kita bahas ini hanya sebagian kecil dari ringkasan yang sudah ada. Namun secara garis besar kita tahu bahwa komputer yang sering kita gunakan dan menjadi kebutuhan kita saat ini juga mengalami perjalanan yang kompleks. Awalnya komputer sebagai benda berukuran besar dan masih sulit digunakan dan kini menjadi benda yang bahkan bisa kita bawa ke mana-mana. Bukan tidak mungkin ke depannya nanti komputer menjadi semakin canggih, hanya berupa chip yang ringan dan bisa masuk ke dalam kantong! Karena teknologi semakin canggih dan maju, bisa saja yang sering kita lihat mengenai teknologi di film-film fiksi ilmiah menjadi nyata dan bisa kita gunakan sehari-hari... Siapa tahu?

sumber: wikipedia.org

Kamis, 29 September 2011

Belajar dari Mereka yang Menginspirasi Lewat Teknologi Informasi

Udah lama banget nggak nge-blog, mubazir didiemin aja hehehe...
tapi kali ini mau share tentang sesuatu yang "full inspired" tentang suatu hal yang awalnya kelihatan biasa aja tapi jadi LUAR BIASA.

Jadi gini, pas kuliah minggu lalu Pak Dosen muterin video motivasi (tau aja Pak Dosen kita-kita butuh refresh, hehe) tentang orang-orang yang memanfaatkan teknologi bukan untuk sekedar ajang peng-eksis-an diri tapi juga benar-benar menjadikannya sesuatu yang bermanfaat!

Pertama kali yang diputar di video tsb adalah kisah seorang tukang becak yang meraup rezeki lewat facebook. Kok bisa? Soalnya he did promote about his job in facebook to people who later became his customers! Cerdas juga nih bapak... (baca: gaul juga hehehe) nama akun fb-nya Harry Van Yogya otomatis operasi sekitar Jogja aja. Dan gara-gara ajang promosinya itu, beliau punya banyak pelanggan dari berbagai tempat. Biasanya, wisatawan yang lagi cari tempat penginapan, rumah makan, dsb.

Nah, gara-gara promosi becak beliau lewat fb, Pak Harry became a sudden famous person, dan nggak diragukan lagi memang jasa beliau dibutuhkan sekali oleh para wisatawan :)

Ada lagi kisah menarik, kali ini tentang seorang aktivis kemanusiaan bernama Valensia Mieka Randa yang berkontribusi besar bagi para pasien yang butuh darah. Blood For Life Indonesia, blog yang ia buat untuk kegiatan donor darah ini. Dari blog ini lah (ada juga akun fb dan twitternya) banyak orang-orang tertolong karena dari ketiganya (blog, fb, dan twitter) siapapun bisa mendapat info tentang acara pendonoran darah, atau info tentang persediaan darah. Ada satu kejadian yang membuat Valensia bersyukur, suatu kali ada seorang pasien yang membutuhkan darah AB resus negatif. FYI darah AB kan memang jarang, ya, dan seringkali stoknya habis. Nah, kejadiannya begitu. Akhirnya keluarga pasien mengontak Blood For Life meminta persediaan darah AB karena di rumah sakit dan PMI darah tersebut sedang habis. Nggak memakan waktu lama, pas ketika Valensia mengontak beberapa klien tentang darah tsb, untungnya bisa ditemukan. Besoknya si pasien tertolong...

It's kinda wise lesson... Bahwa hal yang sebetulnya kecil bagi kita, ternyata menjadi begitu besar dan berarti bagi orang lain. And I really inspired :)

Masih ingat kan tentang peristiwa bencana alam Merapi beberapa waktu lalu? Mau tahu siapa salah satu informan setianya? Namanya Ahmad Nasir, adminisator akun twitter @JalinMerapi dia salah seorang yang berjasa mengabarkan situasi Merapi ke seantero Indonesia (bahkan dunia) lewat jejaring sosial. Aksi beliau ini akhirnya mengundang para volunteer untuk turut menyumbang dana untuk para pengungsi Merapi, salah satunya adalah Putri Wulan Sari yang jauh-jauh datang dari Jakarta untuk ikut terjun langsung di TKP. Kisah ini yang bikin saya sadar bahwa masih dan masih sangat banyak orang yang mau peduli, mau membuka hati, dan nggak pamrih saling membantu. Iri sebetulnya dengan sikap tanggap mereka, and I hope to be a part of them someday!

Ada lagi tentang seorang anak yang berhasil membuat situs jejaring sosial made in Indonesia. Namanya Yahya Harlan, baru berusia tiga belas tahun dan duduk di bangku SMP! Wow...
SalingSapa.com, jejaring sosial khusus Muslim ini dia buat sebagai ajang silaturrahmi dan penggunanya juga udah banyak sekarang. Memang sih, putra dari lulusan Arsitektur ITB ini udah mulai kenal komputer sejak usia dua tahun. Hm... buah emang jatuh nggak jauh dari pohonnya!
Tapi jadi kepikiran, what have I done when I 13?? Hmm...

Now, what's in your mind if you hear the words "tukang ojek"? Pasti cuma bayangan bapak-bapak, atau mas-mas, nangkring di tepi jalan dengan motor butut, helm, dan jaket dan sebuah plang kecil bertuliskan PANGKALAN OJEK...
Eits, tapi gimana kalau WEBSITE GO-JEK?? Isinya tentang pelayanan ojek via online! Great! What creative Indonesian people are! Coba bayangin, mana ada ojek online selain di Indonesia? Salah satu tukang ojeknya, namanya Bapak Arman yang udah setahun gabung di komunitas Go-Jek dan sekarang beliau bersyukur banget karena banyak pelanggan dan penghasilannya pun juga membaik :)
Jadi berminat langganan ojek via online juga, biar cepet berangkat ke kampus hehehe

Satu lagi, dan kalau yang ini pasti nggak ada yang kaget. Dia (katanya) a talented singer from Canada. Yup, Justin Bieber! Wah, kenapa pula dia yang dibahas? No no no, bukan berarti saya penggemar berat JB atau apalah, tapi bocah satu ini juga patut dilibatkan, lho! First, awalnya dia bukan "apa" dan "siapa". He's only an ordinary kid like us, cuma memang dianugerahi Tuhan suara yang keren. Video-video yang dia unggah di YouTube alhasil dilirik banyak orang, singkat kata (soalnya nggak tahu banyak sejarah lengkapnya seperti apa) setelah berusaha keras dia bisa jadi seperti sekarang.

Yah... kalau kata para orang bijak, "Banyak-banyaklah mengambil hikmah dari kehidupan ini". Dan mereka-mereka yang sudah diceritakan sedikit kisahnya tadi adalah segelintir dari mereka yang mengaplikasikan hikmah dengan baik. Pintu kesempatan memang terbuka banyak, meski kita tahu bahwa kesempatan yang sama persis jarang yang datang dua kali. Dan cerita-cerita tadi cukup membuat saya terkesan, bahwa dari hal sepele pun ternyata bisa berujung menjadi besar. Dan kesungguhan, kemauan, dan menjadi "berbeda" itu adalah suatu hal yang really amazing. Banyak orang yang mungkin malu menjadi tukang becak, tukang ojek, dsb. Atau banyak orang meremehkan kemampuan anak kecil, tapi sekarang mereka-mereka itu yang membuat kita bisa tercengang dan sekaligus terharu :)

Apalagi teknologi informasi zaman ini sangat-sangat membantu. Segalanya lebih mudah, lebih praktis, lebih terjangkau jadi seolah-olah tidak ada yang tidak bisa dilakukan dengan teknologi :))
Intinya sih, dengan teknologi informasi, kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik bukan hanya ajang narsisme belaka, manfaat yang didapat jauh lebih besar dan lebih bermakna.